Tanamkan Integritas Sejak dari Meja Makan: Kejari Bone Bolango Edukasi Antikorupsi bagi Penjamah Pangan

Gorontalo — Membangun budaya antikorupsi tidak selalu harus dimulai dari ruang-ruang besar. Nilai integritas justru perlu ditanamkan melalui kebiasaan sederhana, termasuk dalam menjalankan setiap tanggung jawab dan amanah dalam pekerjaan sehari-hari.

Pada Selasa (8/9/2026), Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Setyoharlandi Choirul Aji, S.H., bersama Jaksa Fungsional, Adinda Jeihan Shafira, S.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango di Hotel Yulia, Kota Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, keduanya membawakan materi mengenai Anti Korupsi kepada para peserta. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan setiap pekerjaan, termasuk tanggung jawab para penjamah pangan dalam memastikan pangan yang disediakan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan kelayakan.

Nilai-nilai antikorupsi tidak hanya berkaitan dengan upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter untuk senantiasa bersikap jujur, bekerja sesuai ketentuan, serta menjalankan setiap amanah secara bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Bone Bolango turut mendorong penguatan budaya integritas di tengah masyarakat. Sebab, pencegahan korupsi dapat dimulai dari lingkungan terkecil melalui kebiasaan untuk melakukan pekerjaan secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

(Reno R. Pradana)