Kejaksaan Negeri Bone Bolango Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 1 Suwawa, Kampanyekan Gerakan Anti Bullying

Bone Bolango — Kejaksaan Negeri Bone Bolango terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, dan berintegritas melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Pada Senin, 25 Mei 2026, kegiatan penyuluhan hukum kembali dilaksanakan di SMAN 1 Suwawa dengan mengangkat tema “Anti Perundungan (Bullying)”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Negeri Bone Bolango untuk memberikan edukasi hukum sejak dini kepada para pelajar, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, baik secara verbal, fisik, sosial, maupun melalui media digital (cyberbullying). Para pelajar juga diajak untuk memahami bahwa perundungan bukanlah sekadar candaan atau kenakalan remaja biasa, melainkan perilaku yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi psikologis, emosional, hingga masa depan korban maupun pelaku.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat, tantangan yang dihadapi generasi muda juga semakin kompleks. Tidak sedikit kasus perundungan yang bermula dari lingkungan pergaulan kemudian meluas ke ruang digital, sehingga memberikan dampak yang lebih luas dan berkepanjangan. Oleh karena itu, edukasi mengenai bahaya bullying menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran serta tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini, para siswa diajak untuk menanamkan nilai-nilai empati, saling menghargai, menghormati perbedaan, serta berani mengambil sikap ketika menyaksikan tindakan perundungan di lingkungan sekitar. Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat tindakan kekerasan maupun perundungan, sehingga diharapkan mampu menjadi generasi yang lebih bijak dalam berperilaku dan berinteraksi.

Antusiasme para siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu perundungan di lingkungan sekolah. Diskusi yang interaktif menjadi ruang bagi para pelajar untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta pertanyaan terkait upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan ramah bagi semua.

Program Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai hukum, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Kejaksaan Negeri Bone Bolango meyakini bahwa pendidikan hukum yang diberikan sejak dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Bone Bolango kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan sebagai mitra dalam membangun budaya hukum yang positif serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan. (Reno R. Pradana)